Lompat ke isi

Konsep:Operasi Basyarat Fath

Dari wikishia

Operasi Basyarat Fath (Kabar Gembira Kemenangan) adalah serangan rudal yang dilancarkan oleh angkatan bersenjata Iran terhadap Pangkalan militer Amerika Serikat, Al Udaid, di Qatar. Serangan ini merupakan pembalasan atas pengeboman fasilitas nuklir Iran oleh Amerika Serikat yang terjadi pada 2 Tir tahun 1404 HS.[1] Pangkalan Al Udaid dikenal sebagai markas besar komando Angkatan Udara AS untuk kawasan Asia Barat.[2] Berdasarkan sejumlah laporan, pesawat nirawak (drone) yang digunakan untuk membunuh Qasem Soleimani juga dioperasikan dari pangkalan ini.[3]

Ini merupakan serangan rudal kedua yang dilancarkan Iran terhadap pangkalan militer AS di kawasan tersebut. Sebelumnya, pada tahun 1398 HS, Korps Pengawal Revolusi (IRGC) membalas pembunuhan Qasem Soleimani-Komandan Korps Quds IRGC-dengan meluncurkan serangan rudal ke Pangkalan AS Ain al-Asad di Irak.[4]

Operasi Basyarat Fath dimulai dengan kode "Ya Aba Abdillah al-Husain as", di mana jumlah rudal yang diluncurkan disetarakan dengan jumlah bom yang dijatuhkan AS pada fasilitas nuklir Iran.[5]

Pasca operasi ini, beredar laporan di media daring mengenai munculnya aksi protes masyarakat Qatar menentang keberadaan pangkalan militer AS di negara mereka.[6] Sejumlah analisis juga menilai bahwa operasi ini berperan dalam memaksa Israel menyetujui gencatan senjata dalam konfliknya melawan Iran.[7] Tidak lama setelah operasi ini, Donald Trump, yang pada saat itu menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat, menyerukan diadakannya gencatan senjata antara Iran dan Israel.[8]

Catatan Kaki

Daftar Pustaka