Lompat ke isi

Konsep:Abdul Amir Qabalan

Dari wikishia
Abdul Amir Qabalan
Informasi Pribadi
Lahir1936 M
Tempat lahirMais al-Jabal (Lebanon)
Wafat/Syahadah4 September 2021
Tempat dimakamkanPemakaman Raudhat al-Syahidain
Informasi ilmiah
Guru-guruSayid Abu al-Qasim al-Khoei, Sayid Muhammad Baqir Ash-Sadr, Sayid Muhsin al-Hakim
Tempat pendidikanHauzah Ilmiah Najaf
Karya-karyaAqidah al-Mu'min, Asyi'ah min Hayat al-Rasul saw, Kitab al-Kaba'ir, Kitab al-Ghaibah, dll.
Kegiatan Sosial dan Politik


Abdul Amir Qabalan (1936-2021 M) adalah seorang mujtahid Syiah, ketua Majelis Tinggi Islam Syiah Lebanon, dan salah satu pendiri Gerakan Amal. Selain aktif di bidang politik dan keilmuan, Qabalan juga berjasa dalam ranah pembangunan dengan mendirikan berbagai pusat keilmuan, kebudayaan, dan kesehatan di Lebanon. Ia secara tegas memandang bahwa kesepakatan dan normalisasi hubungan dengan Israel merupakan tindakan yang haram.

Selama berada di Hauzah Ilmiah Najaf, Qabalan menimba ilmu dari sejumlah ulama terkemuka, seperti Sayid Abu al-Qasim al-Khoei, Sayid Muhammad Baqir Ash-Sadr, dan Sayid Muhsin al-Hakim, serta berhasil mencapai derajat ijtihad. Ia wafat pada 4 September 2021 dalam usia 85 tahun akibat penyakit yang dideritanya.

Biografi

Abdul Amir Qabalan lahir pada tahun 1936 M di wilayah Mais al-Jabal yang terletak di selatan Lebanon.[1] Ayah dan kakeknya, yaitu Muhammad Ali Qabalan dan Musa Qabalan, merupakan ulama Lebanon yang dikenal memiliki peran penting dalam pergerakan ilmiah dan politik di kawasan Jabal Amil.[2]

Abdul Amir Qabalan hijrah ke Hauzah Ilmiah Najaf untuk menempuh pendidikan hauzah dan berguru kepada Sayid Abu al-Qasim al-Khoei, Sayid Muhammad Baqir Ash-Sadr, Sayid Muhsin al-Hakim, serta Sayid Husain Hamami.[3] Ia diketahui telah mencapai derajat ijtihad selama masa studinya di Najaf.[4]

Ia wafat pada tanggal 4 September 2021, bertepatan dengan 26 Muharram 1443/2021, pada usia 85 tahun akibat penyakit,[5] dan dimakamkan di Pemakaman Raudhat al-Syahidain di Lebanon.[6]

Aktivitas

Syekh Abdul Amir Qabalan di samping Imam Musa Ash-Sadr
Syekh Abdul Amir Qabalan di samping Imam Musa Ash-Sadr

Pada tahun 2000 M, menyusul wafatnya Muhammad Mahdi Syamsuddin, Abdul Amir Qabalan terpilih sebagai ketua Majelis Tinggi Islam Syiah Lebanon.[7] Majelis ini merupakan lembaga resmi pertama bagi pengikut Syiah di Lebanon, yang didirikan atas prakarsa Imam Musa Ash-Sadr pada tahun 1969 M.[8]

Qabalan menjalin kerja sama erat dengan Imam Musa Ash-Sadr dan dikenal sebagai pendukung teguh perjuangan melawan Israel. Ia menegaskan bahwa segala bentuk kesepakatan maupun normalisasi hubungan dengan Israel adalah haram.[9] Bersama Imam Musa Ash-Sadr, Qabalan juga tercatat sebagai salah satu tokoh pendiri Gerakan Amal, sebuah organisasi politik Syiah terkemuka di Lebanon.[10]

Selain itu, Qabalan memprakarsai pendirian beragam lembaga dan institusi di sejumlah kota di Lebanon. Beberapa di antaranya meliputi: Masjid dan Madrasah Al-Imam Al-Husain as, Madrasah Al-Takamul Al-Islami, Pusat Medis Ahlulbait as, Hauzah Ilmiah, Masjid Ahlulbait as, dan Husainiyah Imam Ash-Sadr.[11]

Karya

Qabalan meninggalkan beragam karya tulis, beberapa di antaranya adalah: Templat:Kolom

  • Aqidah al-Mu'min
  • Asyi'ah min Hayat al-Rasul saw
  • Al-Munafiqun fi al-Qur'an
  • Khuluq al-Mu'min
  • 'Amal al-Mu'min
  • Kitab al-Kaba'ir
  • Kitab al-Ghaibah
  • Min Wahyi Ramadhan
  • Min Wahyi 'Asyura
  • Kaifa Tushalli al-Shalah al-Shahihah
  • Fi Rihab Imam al-Sajjad as
  • 'Ala Dhifaf al-Ghadir
  • Al-Shaum, Iradah wa 'Azimah wa Jihad.[12]

Catatan Kaki

Daftar Pustaka