Lompat ke isi

Aus dan Khazraj: Perbedaan antara revisi

Tidak ada perubahan ukuran ,  25 Oktober 2021
imported>Yuwono
imported>Yuwono
Baris 54: Baris 54:
Dengan hijrahnya Nabi Muhammad saw ke Yatsrib, suku Aus dan Khazraj menerima Islam dan mereka disebut dengan kaum Anshar. Mereka sendiri bangga dengan sebutan itu. <ref> Silahkan lihat: Ali, ''al-Mufashal fi Tārikh al-Arab qabla al-Islām'', jld. 4, hlm. 140-141; Untuk lebih detailnya, silahkan lihat: Hd, Anshar. </ref> Meskipun demikian, pada sebagian waktu terjadi persaingan yang bersumber dari perbedaan yang telah ada pada zaman sebelumnya antara dua suku ini seperti dalam peristiwa [[Perjanjian Aqabah]],  terjadi perbedaan dan saling membanggakan diantara mereka, siapakah yang akan memberikan tangannya pertama kali sebagai tanda bahwa mereka membaiat Nabi.
Dengan hijrahnya Nabi Muhammad saw ke Yatsrib, suku Aus dan Khazraj menerima Islam dan mereka disebut dengan kaum Anshar. Mereka sendiri bangga dengan sebutan itu. <ref> Silahkan lihat: Ali, ''al-Mufashal fi Tārikh al-Arab qabla al-Islām'', jld. 4, hlm. 140-141; Untuk lebih detailnya, silahkan lihat: Hd, Anshar. </ref> Meskipun demikian, pada sebagian waktu terjadi persaingan yang bersumber dari perbedaan yang telah ada pada zaman sebelumnya antara dua suku ini seperti dalam peristiwa [[Perjanjian Aqabah]],  terjadi perbedaan dan saling membanggakan diantara mereka, siapakah yang akan memberikan tangannya pertama kali sebagai tanda bahwa mereka membaiat Nabi.


Perbedaan ini juga terjadi pada peristiwa kehadiran Nabi pada masa-masa lain. <ref> Silahkan lihat: Ibnu Sa'd, ''al-Thabaqāt al-Kubrā'', 4 (1)/4; Ibnu Qudamah, ''al-Tabyin fi Ansāb al-Qurasyain'', hlm. 499. </ref> Tentu saja dalam masa Islami kehadiran Kaum Khazraj lebih banyak dari pada suku Aus contohnya diantara 12 orang Naqib yang pada awal memiliki hubungan dengan Nabi, hanya tiga orang yang berasal dari Aus dan selebihnya adalah orang Khazraj <ref> Baladzuri, ''Ansāb al-Asyrāf'', jld. 1, hlm. 252; Thabari, jld. 2, hlm. 363. </ref> dan pada [[Perang Badar]] jumlah orang-orang Khazraj juga lebih banyak dari pada suku Aus. <ref> Ibnu Ishaq, ''Sirah'', hlm. 288; Baladzuri, ''Ansāb al-Asyrāf'', jld. 1, hlm. 290. </ref>
Perbedaan ini juga terjadi pada peristiwa kehadiran Nabi pada masa-masa lain. <ref> Silahkan lihat: Ibnu Sa'd, ''al-Thabaqāt al-Kubrā'', 4 (1)/4; Ibnu Qudamah, ''al-Tabyin fi Ansāb al-Qurasyain'', hlm. 499. </ref> Tentu saja dalam masa Islami kehadiran Kaum Khazraj lebih banyak dari pada suku Aus contohnya diantara 12 orang Naqib yang pada awal memiliki hubungan dengan Nabi, hanya tiga orang yang berasal dari Aus dan selebihnya adalah orang Khazraj <ref> Baladzuri, ''Ansāb al-Asyrāf'', jld. 1, hlm. 252; Thabari, jld. 2, hlm. 363. </ref> dan pada [[perang Badar]] jumlah orang-orang Khazraj juga lebih banyak dari pada suku Aus. <ref> Ibnu Ishaq, ''Sirah'', hlm. 288; Baladzuri, ''Ansāb al-Asyrāf'', jld. 1, hlm. 290. </ref>


Pada peperangan Muraisi' dan peristiwa bani Quraidhah dan juga peristiwa [[ifk]] perbedaan pendapat antara suku Aus dan Khazraj juga nampak, namun Nabi Muhammad saw berhasil memadamkan api fitnah. <ref> Waqidi, ''al-Maghazi'', jld. 2, hlm. 415, 431, 515, Silahkan lihat: Ibnu Sa'd, ''al-Tahabaqāt al-Kubrā'', 1 (2), 46; Thabari, Ibid, jld. 2, hlm. 426; Ahmad bin Hanbal, jld. 6, hlm. 59, 196. </ref> Setelah wafatnya Nabi, dalam peristiwa [[Saqifah]], [[Abu Bakar]] dan para sahabatnya memperoleh keuntungan dari persaingan antara Suku Auz dan Khazraj akhirnya berhasil menduduki posisi sebagai pengganti Nabi. <ref> Thabari, Ibid, jld. 3, hlm. 221-222; Mas'udi, ''Mūrūj al-Dzahab'', jld. 2, hlm. 305. </ref>  
Pada peperangan Muraisi' dan peristiwa bani Quraidhah dan juga peristiwa [[ifk]] perbedaan pendapat antara suku Aus dan Khazraj juga nampak, namun Nabi Muhammad saw berhasil memadamkan api fitnah. <ref> Waqidi, ''al-Maghazi'', jld. 2, hlm. 415, 431, 515, Silahkan lihat: Ibnu Sa'd, ''al-Tahabaqāt al-Kubrā'', 1 (2), 46; Thabari, Ibid, jld. 2, hlm. 426; Ahmad bin Hanbal, jld. 6, hlm. 59, 196. </ref> Setelah wafatnya Nabi, dalam peristiwa [[Saqifah]], [[Abu Bakar]] dan para sahabatnya memperoleh keuntungan dari persaingan antara Suku Auz dan Khazraj akhirnya berhasil menduduki posisi sebagai pengganti Nabi. <ref> Thabari, Ibid, jld. 3, hlm. 221-222; Mas'udi, ''Mūrūj al-Dzahab'', jld. 2, hlm. 305. </ref>  
Pengguna anonim