Wikishia:Artikel Pilihan/2022/31

Dari wikishia

Peristiwa Karbala atau Peristiwa Asyura adalah perang dan kesyahidan Imam Husain as bersama sahabat-sahabatnya melawan pasukan dari Kufah yang terjadi pada 10 Muharram 61 H/680 di bumi Karbala, dimana mereka berperang melawan Yazid khalifah kedua bani Umayyah. Tragedi Karbala merupakan peristiwa sejarah Islam yang paling menyayat hati kaum muslimin terkhusus orang-orang Syiah. Mereka setiap tahun pada peringatan haulnya mengadakan acara duka begitu besar dan menyeluruh.

Peristiwa ini bermula dari matinya Muawiyah (15 Rajab 60 H/679) dan awal mula pemerintahan anaknya, Yazid dan berakhir dengan dipulangkannya para tawanan Karbala ke Madinah. Hakim Madinah bersikeras mengambil baiat dari Imam Husain as untuk Yazid. Husain bin Ali untuk lari dari baiat ini, iapun pergi dari Madinah ke Mekah di malam hari. Dalam Perjalanan ini, keluarga Imam as, sejumlah orang dari bani Hasyim dan sebagian orang-orang Syiah bersama Imam Husain as.

Imam Husain as menetap di Mekah sekitar 4 bulan. Dalam jangka waktu ini surat-surat undangan warga Kufah sampai ke tangan beliau. Dengan memperhatikan kemungkinan dirinya akan dibunuh oleh antek-antek Yazid dan adanya undangan orang-orang Kufah, Imam as pada hari ke-8 Dzulhijjah meninggalkan Mekah menuju Kufah. Sebelum sampai di Kufah, beliau mengetahui pengkhianatan orang-orang Kufah dan kesyahidan Muslim bin Aqil yang diutus beliau untuk menyelidiki situasi dan kondisi di sana. Setelah Hur bin Yazid menutup jalan untuk Imam as, beliau pergi menuju Karbala dan di sana beliau berhadapan dengan pasukan Umar bin Sa'ad. Umar bin Sa'ad diangkat sebagai komandan perang oleh Ubaidillah bin Ziyad. Selengkapnya...