tanpa prioritas, kualitas: c
tanpa foto
tanpa infobox
tanpa navbox
tanpa alih

Ibnu Ghadairi

Dari WikiShia
Lompat ke: navigasi, cari

Ahmad bin Husain al-Ghadhairi al-Wasithi al-Baghdadi (bahasa Arab: أحمد بن حسين الغضائري الواسطي البغدادي) terkenal dengan Ibnu Ghadhairi adalah seorang muhadits Imamiyyah dan termasuk ulama Rijal Syiah pada abad ke-4 H dan ke-5 H. Ia satu zaman dengan Najasyi dan Syaikh Thusi. Ia adalah penulis kitab Rijal “Al-Dhu’afa” yang terkenal dengan Rijal Ibnu Ghadhairi.

Biografi

Tidak ada kabar tentang kelahiran Ghadhairi. Mengenai nama Ghadhairi disebutkan bahwa kata ini dinisbatkan kepada Ghadhair (sebagian menyebut bahwa hal itu adalah Ghadhirah) dimana bahwa Ghadhairiyan mansub kepadanya. [1] Ayahnya, Husain bin Abdullah Ghadhairi termasuk fuqaha dan ulama rijal pada masanya dan menulis berbagai kitab. Berdasarkan nukilan dari kitab Tarajum wa Rijal, Ahmad (Ibn Ghadhairi) adalah guru Najasyi. [2] Ia memiliki dua nama panggilan: Abul Hasan dan Abul Husain.

Wafat

Apabila mendasarkan perkataan pada Najasyi, Ahmad bin Husain wafat sebelum wafatnya Najasyi. Najasyi meninggal pada tahun 450 H. Syaikh Thusi dalam kitab al-Fihrist berkata bahwa Ahmad bin al-Husain meninggal pada masa muda, sebelum ia berusia 40 tahun.

Perkataan Para Pembesar

  • Mudarris Tabrizi: Ibnu Ghadhair adalah pemuka dan termasuk dari syaikh yang tsiqah dalam madzhab Imamiyyah yang tidak perlu diuji ketsiqahannya. [3]
  • Syakh Hurr Amili: Ibnu Ghadhair termasuk orang yang satu zaman dengan Syaikh Thusi dan ia di percaya oleh Allamah Hilli. [4]
  • Sayyid Muhammad Baqir Khansari menyebut Ibnu Ghadhairi dengan sebutan Zaidul Washfi. [5]
  • Ibnu Ghadhair termasuk orang yang mengritik ilmu Rijal dan peneliti Hadis yang memiliki pengetahuan luas dalam ilmu Rijal. [6]
  • Yaqut al-Hamawi, seorang pembesar Ahlusunah menilai bahwa Ghadhairi adalah seorang sastrawan dan berbudi luhur. Ia memiliki tulisan yang sangat indah bahkan tulisannya lebih indah dari Ibnu Muqlah. [7]

Para Guru dan Para Murid

Diantara Para Guru Ghadhairi adalah:

  • Abu Muhammad Thalhah bin Ali bin Abdullah bin Alalah
  • Abu Al-Husain al-Nashibi
  • Husain bin Ubaidillah bin Ghadairi, ayahandanya
  • Husain bin Muhammad bin Bandar Qumi
  • Ahmad bin Abdul Wahid. [8]
  • Najasyi adalah diantara murid-murid Al-Ghadairi. [9]

Karya dan Tulisan

Karya Ghadairi yang paling terkenal adalah kitab al-Rijal yang dikenal dengan nama-nama al-Dhuafa, Fi al-Jarh dan Rijal Ibnu al-Ghadairi. Meskipun para ulama berbeda pendapat dalam menisbatkan kitab ini kepada al-Ghadairi atau ayahandanya.

Syaikh Thusi menisbatkan dua kitab kepadanya. [10] Sayid Muhsin Amin menyebut bahwa kitab-kitab: Fi al-Faraj, Fi al-Muwatsaqin, Fi Dzikr al-Mushannafat, Fi 'Dzikr al-Ushul, dan Kitab al-Tarikh adalah karya Al-Ghadairi. [11]

Catatan Kaki

  1. Amin, A’yān al-Syiah, jld. 6, hlm. 84.
  2. Rijal Najasyi, 1416 H, hlm. 269; Thusi, al-Fihrist, 1417, hlm. 32.
  3. Khansari, Raudhat al-Janat, jld. 8, hlm. 133.
  4. Hur Amili, Amal al-Amal, jld. 2, hlm. 12.
  5. Khansari, Raudhat al-Jannat, jld. 1, hlm. 47.
  6. Syustari, al-Akhbār al-Dakhilah, 1390 H, hlm. 96.
  7. Hamawi, Mu’jam al-Udaba, jld. 2, hlm. 253.
  8. Ibnu Ghadairi, Rijal Ibnu Ghadhairi, hlm. 15.
  9. Ibnu Ghadairi, Rijal Ibnu Ghadairi, 1422 H, hlm. 15.
  10. Thusi, al-Fihrist, 1411 H, hlm. 32.
  11. Sayid Hasan Shadr juga menyebut lima kitab karya Al-Ghadairi dan menisbatkannya kepada Al-Ghadairi. <ref Shadr, Ta’sis al-Syiah, 1375 S, hlm. 269.

Daftar Pustaka

  • Amin, Sayid Muhsin. A'yān al-Syiah. Beirut: Dar al-Ta'aruf.
  • Hamawi, Yaqut bin Abdullah. Mu'jam al-Udaba'. Beirut: Dar al-Gharb al-Islami, tanpa tahun.
  • Ibnu Ghadhairi, Ahmad bin Husain. Rijal Ibnu Ghadhairi. Qom: Dar al-Hadits, 1422 H.
  • Shadr, Sayid Hasan. Ta'sis al-Syiah li Ulum al-Islam. Teheran: A'lami, 1375 HS.
  • Syusytari, Muhammad Taqi. Al-Akhbār al-Dakhilah. Teheran: 1390.
  • Thusi, Muhammad bin Hasan. Al-Fihrist. Nasyr al-Faqahah, 1417 H.