Zina: Perbedaan revisi

Dari WikiShia
Lompat ke: navigasi, cari
(Daftar Pustaka)
k
Baris 77: Baris 77:
 
{{akhir}}
 
{{akhir}}
 
{{Dosa-Dosa}}
 
{{Dosa-Dosa}}
 +
 +
[[fa:زنا]]
 +
[[ar:الزنا]]
 +
[[ur:زنا]]
 +
[[en:Fornication]]
  
 
[[Kategori:Istilah Bab Nikah]]
 
[[Kategori:Istilah Bab Nikah]]
 
[[Kategori:Dosa Besar]]
 
[[Kategori:Dosa Besar]]

Revisi per 2 Agustus 2020 13.45

Zina(bahasa Arab: الزنا) adalah persetubuhan antara seorang pria dan seorang wanita, tanpa terjadinya akad nikah di antara mereka berdua. Perzinaan dianggap sebagai dosa besar dan keharamannya diyakini sebagai suatu hal yang sudah jelas dalam agama Islam. Hukuman orang yang melakukan perzinahan bervariasi sesuai dengan syarat dan kondisinya. Hukuman bagi seorang yang melakukan perzinahan dan dia masih belum menikah adalah seratus cambukan, sedangkan hukuman bagi zina muhshon adalah rajam dan hukuman bagi orang yang berzina dengan keluarga yang mahram dan pemerkosaan adalah eksekusi.

Sesuai dengan beberapa fatwa para fakih, pembuktian tindakan orang yang melakukan perzinahan hanya dapat dibuktikan melalui pengakuan pezina dan adanya bukti penjelas hal tersebut, dan perzinahan tidak bisa dibuktikan dengan tes medis. Berbagai hukum fikih atas perbuatan zina sudah banyak disebutkan. Di antaranya adalah bahwa perbuatan zina yang dilakukan dengan seorang wanita yang sudah menikah atau seorang wanita yang berada dalam masa iddah dapat menyebabkan keharaman yang abadi; Itu berarti keduanya tidak pernah bisa melakukan pernikahan selamanya.